Rabu, 08 April 2026

Perjalanan Menuju Keluarga Sakinah: Pesan Bimcatin untuk Calon Pengantin

 


Bimbingan Perkawinan (Bimcatin) di KUA Tegowanu


Pada hari Rabu, 8 April 2026 pukul 10.00 WIB, Abdul Khanip selaku penyuluh agama melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimcatin) di Aula KUA Tegowanu kepada calon pengantin, yaitu Chaniful Haq (Sayung) dan Fitriyana (Tegowanu).

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa membangun rumah tangga bukanlah perkara yang mudah. Hal ini terbukti dari banyaknya pasangan suami istri yang gagal dalam mempertahankan keutuhan rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan mental, kesabaran, serta komitmen yang kuat dari kedua belah pihak.

Beliau memberikan perumpamaan bahwa kehidupan rumah tangga ibarat sebuah perjalanan. Dalam perjalanan tersebut tentu tidak selalu mulus, akan ada jalan berlubang, kerikil, dan rintangan lainnya. Jika seseorang tidak fokus pada tujuan, maka ia akan mudah berhenti di tengah jalan. Begitu pula dalam rumah tangga, jika tidak memiliki tujuan yang jelas, yaitu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, maka akan mudah goyah ketika menghadapi ujian.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menghormati dan berbakti kepada orang tua. Karena di dunia ini, orang yang paling berjasa dalam kehidupan seseorang adalah bapak dan ibu. Mereka telah membesarkan, merawat, dan mendidik anak-anaknya dengan penuh kasih sayang, pengorbanan, serta tanpa mengharapkan balasan apa pun.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا
"Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua."
(QS. Al-Isra: 23)

Ketika seseorang telah menikah, maka ia tidak hanya memiliki pasangan hidup, tetapi juga mendapatkan keluarga baru. Orang tua pasangan (mertua) harus diterima dengan penuh keikhlasan dan tidak boleh dibeda-bedakan dengan orang tua sendiri. Menghormati mertua merupakan bagian dari akhlak mulia dalam membangun rumah tangga yang harmonis.

Beliau juga mengingatkan bahwa orang tua telah berjuang dengan penuh keringat dan air mata demi membesarkan anak-anaknya. Maka sudah sepantasnya seorang anak tetap berbakti kepada mereka, meskipun telah berkeluarga.

Sebagaimana firman Allah SWT:

وَوَصَّيْنَا الْإِنسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا
"Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya."
(QS. Al-Ankabut: 8)

Di akhir penyampaian, beliau berpesan agar calon pengantin senantiasa menjaga niat dalam membangun rumah tangga, saling memahami, serta menjadikan agama sebagai landasan utama dalam kehidupan berumah tangga.

Dengan demikian, diharapkan pasangan calon pengantin dapat membangun keluarga yang harmonis, penuh keberkahan, serta mampu menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

Tidak ada komentar:

Bimbingan Calon Pengantin (Bimcatin) kepada pasangan calon pengantin Daryanto dan Dika Novia Pangestuti

  aporan Kegiatan Bimbingan Calon Pengantin (Bimwin/Bimcatin) P ada tanggal 3 Juni 2026, KUA Kecamatan Tegowanu melaksanakan kegiatan Bimbi...