Selasa, 17 Maret 2026

Momentum Tahun Baru Hijriyah: Muhasabah Diri dan Meningkatkan Ibadah


 مْدُ لِلّهِ اَلذِي بَعَثَ رَسُـوْلَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِتَتْمـِيْمِ مَكَارِمَ اْلأَخْـلاَقِ. اَشْـهَدُ اَنْ لآ اِلهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَـرِيْكَ لَهُ اَلْمَلِكُ الْخَلاَّقُ, وَاَشْـهَدُ اَنَّا سَـيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُـوْلُهُ شَـهَادَةً تُنْجِى قَائِلَهَا مِنْ عَذَابِ يَوْمِ التَّلاَقِ. اَللَّهُمَّ صَـلِّ وَسَـلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الْعَرَبِ وَالْعَجَمِ عَلَى اْلإِطْلاَقِ, وَعَلَى آلِهِ وَصَـحْبِهِ وَمَنْ آمَنَ بِهِ وَاَحَـبَّهُ وَاشْـتَاقْ. أَمَّا بَعْدُ: أُوْصِيْكُمْ وَاِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ وَهُوَ رَبُّ الْفَلَقِ إِلَى يَوْمِ التَّلاَقِ. قَالَ اللَّهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا 

Pada hari Jum’at ini, kita telah memasuki tahun baru Hijriyah, tepatnya tanggal 10 bulan Muharram atau bulan Suro. Dengan bertambahnya tahun, marilah kita bersama-sama mengevaluasi amal kita pada tahun yang telah lalu, untuk mengetahui apakah amal-amal yang telah kita lakukan sudah sesuai dengan tuntunan agama atau belum.

Apakah kita termasuk golongan orang yang beramal saleh? Ataukah termasuk golongan orang munafik? Ataukah kita termasuk orang yang ikhlas atau justru riya’? Dengan introspeksi ini, kita dapat mengetahui kekurangan dalam amal kita.

Sebagaimana perkataan Sayyidina Umar:

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا

Artinya: “Hisablah (evaluasilah) diri kalian sebelum kalian dihisab.”

Dengan dasar ini, marilah kita tingkatkan ibadah kita, jangan sampai amal kita di tahun ini lebih buruk daripada tahun sebelumnya. Karena orang yang demikian termasuk golongan orang yang merugi.

Hakikat hijrah adalah berpindah dan berusaha berubah menuju sesuatu yang lebih baik. Dengan bertambahnya tahun berarti umur kita juga bertambah, namun jatah hidup kita di dunia semakin berkurang. Oleh karena itu, marilah kita tinggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan menggantinya dengan amal yang lebih bermakna sebagai bekal di akhirat.

Sebagaimana disebutkan:

طُوبَى لِمَنْ طَالَ عُمْرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ

Artinya: “Beruntunglah orang yang panjang umurnya dan baik amalnya.”

Dengan semangat tahun baru Hijriyah ini, marilah kita sadari bahwa salah satu syiar agama adalah melaksanakan sholat berjamaah di masjid atau musholla untuk memakmurkannya.

Sebagaimana firman Allah SWT:

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ

Artinya: “Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, yang mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan tidak takut kepada selain Allah.” (QS. At-Taubah: 18)

Oleh karena itu, jangan sampai kita membiarkan masjid dan musholla kosong tanpa jamaah, terutama pada sholat Maghrib, Isya’, dan Subuh.

Sebagaimana sabda Nabi SAW:

أَثْقَلُ الصَّلَاةِ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

Artinya: “Sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Isya’ dan Subuh. Seandainya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak.”

Menurut sebagian ulama, sholat berjamaah hukumnya fardhu kifayah, yaitu kewajiban yang gugur apabila telah dilaksanakan oleh sebagian masyarakat. Namun jika tidak ada yang melaksanakannya, maka seluruh masyarakat menanggung dosa karena meninggalkannya.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis:

لَا صَلَاةَ لِجَارِ الْمَسْجِدِ إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ

Artinya: “Tidak sempurna sholat bagi tetangga masjid kecuali di masjid.”

Di antara hikmah sholat berjamaah adalah:

a.       Menumbuhkan semangat ibadah

b.       Menumbuhkan ketenangan (tuma’ninah)

c.       Menghilangkan rasa malas

d.       Menumbuhkan rasa persaudaraan sesama muslim

e.       Memakmurkan masjid dan menampakkan syiar Islam

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga ada manfaat dan keberkahannya, serta semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang senantiasa menjaga sholat berjamaah.

Tidak ada komentar:

Bimbingan Calon Pengantin (Bimcatin) kepada pasangan calon pengantin Daryanto dan Dika Novia Pangestuti

  aporan Kegiatan Bimbingan Calon Pengantin (Bimwin/Bimcatin) P ada tanggal 3 Juni 2026, KUA Kecamatan Tegowanu melaksanakan kegiatan Bimbi...