Pada hari Rabu, tanggal 25 Maret 2026, bertempat di Aula KUA Tegowanu, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (BIMCATIN) yang disampaikan oleh Abdul Khanip kepada calon pasangan suami istri, yaitu Tri Imam Syafii dan Anis Dewi Saputri. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang khidmat, penuh kehangatan, dan sarat makna sebagai bekal dalam memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan materi dengan tema “Mencetak Keluarga Kuat dan Bahagia Lewat Sholat dan Al-Qur’an.” Tema ini dipilih sebagai landasan utama dalam membangun rumah tangga yang tidak hanya kokoh secara lahir, tetapi juga kuat secara batin dan spiritual.
Dijelaskan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Keluarga yang kuat dan bahagia bukan semata-mata dibangun atas dasar materi, melainkan berlandaskan iman, ketakwaan, serta kedekatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, pasangan suami istri harus memiliki komitmen bersama untuk menjadikan ibadah sebagai pusat kehidupan rumah tangga.
Sholat menjadi pilar utama dalam membangun keluarga yang harmonis. Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman:
Melalui ayat ini, ditekankan bahwa seorang suami memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing keluarganya dalam menjaga sholat. Sholat bukan hanya kewajiban individu, tetapi juga sarana untuk membangun kedekatan dalam keluarga. Dengan membiasakan sholat berjamaah di rumah, akan tumbuh rasa kebersamaan, ketenangan, serta keharmonisan di antara anggota keluarga. Selain itu, sholat juga menjadi benteng dari perbuatan buruk, sebagaimana firman Allah SWT:
Selain sholat, Al-Qur’an juga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk keluarga yang kuat dan bahagia. Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang memberikan arah dan solusi dalam setiap permasalahan kehidupan. Allah SWT berfirman:
Dengan membiasakan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an di dalam rumah, suasana akan menjadi lebih tenang dan penuh keberkahan. Al-Qur’an juga menjadi penuntun dalam menghadapi berbagai ujian rumah tangga, sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan bijaksana dan penuh kesabaran. Hal ini diperkuat dengan sabda Rasulullah SAW:
Lebih lanjut dijelaskan bahwa keluarga yang kuat dan bahagia adalah keluarga yang diliputi ketenangan (sakinah), kasih sayang (mawaddah), dan rahmat (rahmah). Hal ini sebagaimana firman Allah SWT:
Sebagai implementasi dalam kehidupan sehari-hari, pasangan suami istri dianjurkan untuk membiasakan sholat berjamaah, membaca Al-Qur’an bersama walaupun hanya beberapa ayat, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Selain itu, membangun komunikasi yang baik, saling menghormati, dan bersabar dalam menghadapi ujian juga menjadi kunci utama dalam menjaga keutuhan rumah tangga.
Dengan mengikuti kegiatan BIMCATIN ini, diharapkan calon pasangan suami istri mampu memahami pentingnya menjadikan sholat dan Al-Qur’an sebagai pondasi utama dalam kehidupan berkeluarga. Dengan demikian, rumah tangga yang dibangun akan menjadi keluarga yang kuat, harmonis, penuh keberkahan, serta meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar