Bimcatin, 2 Maret 2026
Mewujudkan Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah
Marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Pada kesempatan yang penuh berkah ini, saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada kedua mempelai, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, karena takwa adalah bekal utama dalam membangun rumah tangga.
Calon Pengantin yang berbahagia.
Akad nikah yang dilaksanakan hari ini adalah akad yang agung, perjanjian yang kuat (mitsaqan ghalizhan), bukan hanya ikatan lahiriah, tetapi juga ikatan ibadah kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”
(QS. Ar-Rum: 21)
Ayat ini menegaskan bahwa tujuan pernikahan adalah mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Sakinah berarti ketenangan dan kedamaian,
mawaddah adalah cinta yang disertai kesetiaan,
dan rahmah adalah kasih sayang yang melahirkan kesabaran serta saling memaafkan.
Kepada mempelai berdua, perlu diingat bahwa rumah tangga tidak selalu berjalan tanpa ujian, namun dengan iman, komunikasi yang baik, dan musyawarah, setiap masalah insyaAllah dapat diselesaikan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya.”
(HR. Tirmidzi)
Wahai mempelai pria, jadilah suami yang bertanggung jawab, pemimpin yang bijaksana, dan teladan yang baik.
Dan wahai mempelai wanita, jadilah istri yang menenangkan, pendamping yang setia, dan penjaga kehormatan keluarga.
Bangunlah rumah tangga di atas iman, takwa, saling menghormati, dan keikhlasan.
Doa Penutup
اللهم بارك لهما وبارك عليهما واجمع بينهما في خير
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ
“Ya Allah, berkahilah kedua mempelai ini, satukan mereka dalam kebaikan, dan jadikan keluarga mereka keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.”
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar